Resep Kue Tradisional, Enak Dan Gurih

Berikut ini resep kue tradisional yang hampir sulit dijumpai lagi di pasar-pasar tradisional. Bagi anak-anak jaman sekarang, nama-nama kue berikut ini mungkin sudah terdengar asing atau tak pernah mendengar lagi namanya. Kue talam, ketimus bulgur, biji salak dan kue nona manis.

Bahan-bahan untuk membuat kue-kue tersebut dominan dari sumber karbohidrat seperti tepung beras, singkong dan ubi. Untuk menciptakan rasa gurih, peran kelapa sangat penting. Mulai dari santannya, gula kelapa hingga parutan kelapa. Seperti yang telah kita ketahui bersama, kelapa mengandung lemak nabati yang cukup banyak. Bau kelapa juga terasa wangi dan segar.

Berikut ini resep kue tradisional yang bisa Anda buat di rumah.

Kue Talam
Bahan-bahan:
1,5 mangkok tepung beras
1/2 mangkok tepung kanji
2,5 mangkok santan kental
1 mangkok gula merah yang sudah dimasak sampai kental
Garam, pandan (diambil sarinya) atau bisa juga memakai panili

Cara membuat:
Semua bahan diaduk-aduk dan dipanaskan di atas api sedang. Aduk-aduk terus sampai mengental. Namun, apabila Anda memilih cara pengukusan, bahan-bahan tersebut tidak perlu sampai matang. Cukup terasa sedikit kental saja. Siapkan loyang yang telah diusap dengan air dingin.Tuang adonan ke dalam loyang. Biarkan mendingin. Sementara itu, siapkan bagian atasannya dengan campuran 1 mangkok santan kental, 1 sendok makan tepung kanji, 1 sendok makan tepung beras, pandan dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut disatukan dan dimasak dengan api sedang sampai kental. Setelah kental, baru dituangkan ke atas kue talam. Resep kue tradisional menggunakan bahan-bahan yang segar dan mudah diperoleh di warung-warung atau toko kue.

Ketimus Bulgur
Bahan-bahan:
2 mangkok bulgur masak
1 mangkok parutan kelapa muda
1,5 mangkok irisan gula merah
Garam, kayumanis bubuk dan panili
Cara membuat:
Campur semua bahan sampai rata. Selanjutnya, ambil sesendok-sesendok adonan ke atas lembaran daun pisang. Lipat seperti layaknya membuat lontong. Kukus selama kurang lebih setengah jam atau sampai matang.

Biji Salak
Bahan-bahan:
1 kg ubi merah yang telah dikukus. Ubi kukus ini dikupas.
1 mangkok tepung beras atau terigu
1 mangkok irisan gula merah
3 mangkok air
1 mangkok santan kental
Garam, daun pandan secukupnya
Cara membuat:
Ubi digiling halus. Tambahkan sedikit garam dan tepung. Remas-remas campuran tersebut sampai merata. Buat bentuk bulat-bulat seukuran kelereng. Sementara itu, masak gula merah, air, santan dan daun pandan hingga mendidih. Masukkan bulatan-bulatan ubi ke dalam kuah santan tersebut. Bualatan-bulatan ubi yang mengapung berarti sudah matang. Angkat dan sajikan bersama dengan kuahnya. Akan lebih cantik bila ditambahkan parutan kelapa muda yang telah diberi garam sedikit. Resep kue biji salak ini sangat baik diperkenalkan pada anak-anak zaman ini karena kue biji salak sulit dijumpai di pasar-pasar.

Kue Nona Manis
Bahan-bahan:
1 mangkok parutan singkong
1/3 mangkok parutan kelapa muda
Garam
Air secukupnya
Gincu merah dan gincu hijau
Unti
Cara membuat:
Bahan parutan singkong, kelapa dan garam dicampur jadi satu. Bila adonan terasa kering bisa ditambahkan air secukupnya. Beri warna merah. Siapkan panci dan berisi air yang sudah mendidih. Ambil tutup panci. Ambil sedikit adonan singkong dan pipihkan adonan pada sisi bagian dalam penutup panci. Setelah merata, kembalikan tutup panci kembali ke semula. Biarkan selama 5-7 menit sampai adonan singkong matang. Angkat tutup panci, ambil lembaran singkong masak, taruh unti di tengah-tengahnya dan gulung layaknya sedang membuat dadar gulung. Resep kue tradisional yang bisa dicoba dibuat di rumah Anda. Cocok dibuat bersama-sama dengan semua anggota keluarga Anda.

Resep Kue Tradisional Asli Indonesia

Berikut ini resep kue tradisional yang biasa dibuat oleh kaum hawa di rumah-rumah. Kue-kue ini termasuk ke dalam kelompok kue basah sehingga tidak bisa awet. Harus segera dikonsumsi. Pengolahannya pun terbilang sederhana. Bahan-bahan untuk membuat kue mudah diperoleh di warung-warung atau toko kue. Kali ini kita akan membuat kue bolu kukus, kue lapis, naga sari, kue talam, ketimus bulgur dan biji salak.

Di pasar-pasar tradisional dan di lapak-lapak pinggir jalan, kue-kue tradisional ini dijajakan dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat. Rasanya juga enak. Perlu diketahui bersama, tidak semua jajanan ini memiliki nilai gizi yang tinggi. Beberapa diiantaranya malah termasuk kategori "junk food". Oleh karena itu, jajanan seperti ini sebaiknya dikonsumsi sebagai makanan camilan saja atau makanan untuk teman ngobrol.
Berikut ini resep kue tradisional yang bisa Anda buat di rumah

Bolu kukus
Bahan-bahan:
5 telur
1/4 mangkok gula pasir
3 mangkok terigu
1 mangkok limun atau air kelapa
Panili, essence frambozen, essence citroen, coklat dan gincu merah.
Cara membuat:
Kocok semua telur hingga berbuih. Masukkan gula sedikit demi sedikit sambil dikocok terus-menerus. Lama-kelamaan hasil kocokan telur terasa kaku. Bila diangkat, adonan telur tidak terjatuh dari alat pengocoknya. Masukkan terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk lipat potong (gerak memotong dan melipat). Tambahkan juga air limun atau air kelapa. Setelah semua tercampur rata, ambil seperempat dari adonan dan taruh coklat atau gincu merah. Ada dua adonan yaitu adonan berwarna merah dan berwarna putih. Ambil loyang cetakan bolu kukus (berlubang-lubang). Selanjutnya, dialasi dengan kertas minyak. Tuang adonan warna putih di dasarnya. Di bagian atas, tuang adonan berwarna merah. Masukkan loyang ke dalam wadah pengukus yang sebelumnya sudah mendidih airnya. Seluruh bagian loyang harus dipenuhi dengan adonan supaya bagian tengahnya terpecah dan membentuk layaknya bunga yang sedang merekah. Api juga harus dijaga stabil panasnya sehingga uap yang dihasilkannya juga banyak. Lama pengukusan membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit (tergantung besar kecilnya cetakan). Jangan pernah membuka wadah pengukusan selama proses pengukusan berlangsung. Tunggu sampai proses benar-benar selesai baru wadah pengukus dibuka. Resep kue tradisional ini bisa Anda praktekkan sendiri dengan mudah.

Kue lapis
Bahan-bahan:
1 mangkok tepung terigu atau beras
1 mangkok tepung tapioka atau kanji
1 mangkok gula pasir
1 mangkok santan kental
Panili, garam, gincu merah, gincu hijau
Cara membuat:
Aduk semua bahan. Terkecuali gincu merah dan gincu hijau. Setelah terbentuk adonan, bagi adonan menjadi 3 bagian. Satu bagian untuk adonan berwarna putih. Satu bagian untuk adonan berwarna merah. Satu bagian lagi untuk adonan berwarna hijau. Siapkan alat pengukus yang airnya sudah mendidih. Siapkan loyang atau cetakan. Lapisi dengan minyak atau mentega. Ambil satu sendok makan adonan hijau ke dalam loyang panas sampai merata.Tutup kukusan tersebut. Setelah 3-5 menit, masukkan adonan warna putih. Ratakan dan tunggu sampai matang (3-5 menit). Masukkan adonan warna merah dan tunggu sampai matang seluruhnya. Setelah matang, angkat dan dinginkan. 

Naga Sari
Bahan-bahan:
2 mangkok hunkwe (tepung beras separuh dan hunkwe separuh)
1 mangkok gula pasir
2 mangkok santan kental
3-4 mangkok air
Pisang raja atau nangka dikukus, dipotong-potong
Daun pandan ditumbuk dan diambil sarinya atau dimasak dengan tepung dalam bentuk utuh
Garam
Cara membuat:
2 mangkok air untuk melarutkan tepung. 2 mangkok air lainnya untuk dimasak bersama dengan santan, gula dan garam. Untuk membuat naga sari berbahan dasar tepung hunkwe, begini caranya. Setelah air mendidih, tuang larutan tepung hunkwe sambil diaduk terus-menerus sampai matang. Setelah matang, angkat dan ambil sesendok sendok ke dalam lembaran daun bentuk persegi. Taruh irisan pisang. Lipat sampai rapi. Sedangkan untuk membuat naga sari berbahan dasar tepung beras, memasak tepung beras tidak usah sampai matang betul. Karena, setelah diberi irisan pisang selanjutnya dikukus lagi sampai matang.

Semua resep kue tradisional di atas sudah turun temurun dipraktekkan oleh kaum hawa di Indonesia. Bahkan, kue-kue ini dijadikan sebagai peluang usaha rumahan. Prospeknya tinggi karena banyak yang membutuhkan kue-kue tradisional ini. Terutama pada saat ada acara atau perhelatang-perhelatan yang diselenggarakan oleh masyarakat.