Desain Taman Kolam Rumah Minimalis

Membuat desain taman kolam rumah minimalis tak hanya ditujukan terlihat indah semata. Namun, taman kolam tersebut bisa terasa hidup dan tampak dinamis. Misalnya saja, riak-riak air di sungai buatan akan terasa dinamis pada kolam taman dibandingkan hanya berupa genangan air dalam kolam saja. Aliran air ini nantinya akan membentuk air terjun dan berakhir ke dalam kolam. Tiga objek tersebut terasa begitu dinamis layaknya kita menikmati wisata alam air terjun secara langsung. Ada dua kenikmatan utama yang terasa langsung yaitu kenikmatan secara visual dan kenikmatan dari suara taman kolam ini.

Pada mulanya kolam taman banyak dijumpai di halaman rumah-rumah megah para tuan tanah di belahan dunia barat. Pada waktu itu kolam taman sangat disukai orang-orang kaya yang umumnya mempunyai pekarangan luas dan rumah bagus. Dengan uang yang dimiliki dan tenaga kerja murah yang tersedia, para tuan tanah mengalihkan sebagian aliran sungai masuk ke pekarangan untuk mengairi taman kolam mereka. Namun, sejala dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta semakin baiknya pertumbuhan ekonomi masyarakat maka kolam taman di rumah tinggal tidak lagi menjadi monopoli orang-orang kaya yang mempunyai rumah gedung dan taman luas.
Desain taman kolam rumah minimalis
Taman kolam untuk ikan konsumsi
Desain taman kolam rumah minimalis yang dipilih oleh masyarakat sangat bervariasi. Tidak hanya berbentuk lingkaran, persegi atau bidang-bidang simetris. Bentuk-bentuk tak beraturan juga oke-oke saja dipilih. Apalagi peralatan dan perlengkapan untuk membuat taman kolam sudah tersedia di pasaran. Tinggal menyesuaikan budget yang tersedia.

Dengan ditemukannya mesin pompa penyuplai air kolam maka untuk menghadirkan sebuah kolam di dalam taman rumah tinggal tidak lagi sulit dan mahal. Apalagi dengan ditemukannya konstruksi kolam siap pakai atau lebih dikenal dengan sebutan fleksible liner. Dengan kolam imitasi ini, taman kolam di rumah tinggal sudah bisa dihadirkan oleh hampir semua golongan dan lapisan masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya taman kolam yang dijumpai di lingkungan taman rumah tinggal yang lebih sederhana. Sekalipun ukurannya kecil dan bentuk ornamennya sederhana, tetapi kehadiran kolam di dalam taman cukup menciptakan suasana hidup dan alami bagi lingkungan rumah tinggal.

Desain taman kolam rumah minimalis yang tepat akan membuat rumah tinggal Anda tampak "elegan" dan berkelas walau hanya terbuat dari bahan-bahan yang sederhana. Keberadaan kolam di dalam taman dapat mempertinggi nilai taman dan sering memberikan andil yang sangat besar dalam penampilan suatu rumah secara keseluruhan. Air yang mempunyai sifat gerak dan bisa mengisi ruangan dengan bentuk yang berubah-ubah sesuai dengan tempatnya dengan sendirinya membawa pergantian suasana. Ikan dan tanaman air menambah semangat, memercikan warna adanya kehidupan. Suara air mancur yang sepoi-sepoi serta permainan air terjun memberikan sumber ketenangan bagi yang menikmatinya terutama dalam suasana santai.
Kolam juga berfungsi sebagai reflektor atau cermin. Dalam suasana tenang dan cuaca cerah, kolam akan menangkap bayangan benda-benda di sekelilingnya dan menampilkan suatu pemandangan yang tidak kalah menarik. Apabila air sangat bening maka akan tampak keindahan dasar kolam dengan ikan yang bersliweran di dalamnya.

Selain dari segi estetika, keberadaan kolam di dalam taman juga sangat bermanfaat bagi kehidupan dan pertumbuhan tanaman yang merupakan elemen taman yang dominan. Dengan segudang kelebihannya tersebut, tidak heran jika kehadiran kolam di dalam taman menjadi pusat perhatian dan sering menarik pandangan pertama pengunjung.

Langkah awal yang diperlukan untuk membuat desain taman kolam rumah minimalis, yaitu pemilihan lokasi. Lokasi dan posisi kolam merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan kolam sehingga bisa dinikmati dengan maksimal. Karena itu, bila ingin menambah sebuah kolam pada taman, maka langkah pertama dan terpenting yang harus dilakukan adalah mencari lokasi yang paling bagus untuk kolam yang akan dibangun. Hanya sedikit tempat yang bisa dibangun dan diairi bila faktor lingkungan taman tidak mendukung.

Selain bagian taman yang permanen yang tidak mungkin diubah, semua bagian taman lainnya seperti jalanan kecil, halaman rumput dan border plant, bisa diabaikan terlebih dahulu. Elemen-elemen ini dapat dengan mudah ditukar atau dipindahkan sesuai dengan keinginan. Sebaliknya, posisi kolam tidak mungkin dipindahkan sesuka hati sebab kolam akan menjadi elemen taman yang permanen dan tahan bertahun-tahun. Karena itulah pemilihan lokasi untuk taman kolam harus dilakukan dengan seksama.

Pada desain taman kolam rumah minimalis, perhatikan kontur tanah pekarangan yang ada. Di alam, air hanya akan menggenang pada daerah yang paling rendah. Oleh karena itu, sebaiknya kolam ditempatkan pada bagian yang paling rendah di dalam taman. Karena kolam bisa berfungsi sebagai reflektor cahaya maka lokasi kolam harus terbuka sehingga sinar matahari hampir menerpa sepanjang hari. Untuk itu perlu diperhatikan arah jatuhnya sinar matahari di dalam taman. Posisi kolam yang terbaik adalah di tempat yang paling banyak terkena sinar matahari. Pasalnya, sinar matahari perlu sekali untuk kesehatan ikan dan pertumbuhan tanaman air. Tanpa ikan dan tanaman air maka kolam akan cepat lembab dan terlihat suram.

Dalam pemilihan lokasi ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, menghindari pohon-pohon menjalar dan menggantung serta semak belukar yang daun-daunnya bisa mengotori kolam. Alasannya, jika kolam tidak segera dibersihkan maka daun yang berguguran ke dalam kolam akan membusuk dan akhirnya akan mencemari kolam. Juga dihindarkan pohon yang buah atau bijinya berbahaya bagi ikan atau makhluk hidup lainnya di dalam kolam. Pohon-pohon besar juga harus dihindari sebab daunnya bisa mengotori kolam dan akarnya merusak konstruksi kolam sehingga kolam jadi bocor. Posisi kolam juga harus rata dengan tanah. Jika tidak maka sebagian konstruksi kolam akan tetap kelihatan sehingga mengurangi keindahan kolam. Perlu juga dihindari lubang-lubang alami sebab tekanan air dari bawah kolam bisa merusak konstruksi kolam. Terakhir, jangan lupa menyisakan atau menyediakan tempat bagi elemen kolam yang akan ditambahkan di waktu yang akan datang.

Saat membuat desain taman kolam rumah minimalis, tentukan tipe kolam yang akan dibuat. Setelah mendapat lokasi yang sesuai maka langkah selanjutnya adalah menentukan tipe kolam, bergaya informal yang berkesan alami atau bergaya formal yang lebih arsitektural. Bentuk dan ukuran kolam disesuaikan dengan luas lahan yang tersedia. Yang penting, kolam dibuat cukup dalam untuk menghindari terjadinya fluktuasi temperatur secara drastis. Untuk itu, kedalaman kolam minimal 15 inci dan idealnya beberapa inci lebih dalam lagi.

Bentuk kolam informal sebagian besar tidak beraturan dan hendaknya dibuat alamiah sehingga dapat berpadu dengan lingkungan di sekelilingnya. Kolam seperti ini cocok untuk rumah tinggal yang mempunyai lahan taman tidak luas. Sebaliknya, posisi kolam formal lebih mudah diatur dengan bentuk persegi, lingkaran, persegi panjang atau lonjong. Namun, kolam bergaya formal ini lebih banyak menyita lahan taman.

Kolam formal bisa dibuat lebih tinggi dari permukaan taman. Hal ini untuk memberi batas antara kolam dan taman dan juga untuk mencegah terceburnya pengunjung taman ke dalam kolam. Kolam yang dindingnya ditinggikan ini dapat dibangun di atas permukaan tanah atau sebagian di atas permukaan tanah dan sebagian lagi di bawah permukaan tanah.

Langkah selanjutnya dalam membuat desain taman kolam rumah minimalis yaitu membuat sketsa kolam. Posisi kolam perlu dipelajari baik-baik dan tidak lupa memperhitungkan adanya jalan masuk ke kolam untuk menikmati keindahan dan perawatan kolam. Selanjutnya, bentuk kolam yang diinginkan di dalam taman diberi tanda untuk menjamin bahwa kolam seimbang dengan lingkungan di sekitarnya. Bentuk kolam ini dapat ditandai dengan dengan pancang dan benang. Namun, lebih bagus lagi kalau menggunakan selang air karena bisa menggambarkan lekukan kolam yang akan dibuat. Bentuk dan ukuran kolam perlu dicoba hingga diperoleh bentuk yang sesuai. Posisi yang telah ditandai tadi dibiarkan beberapa hari. Pandanglah sketsa yang telah dibuat dari segala aspek, dari patio maupun dari dalam rumah. Jangan segan mengubah bentuk atau posisi kolam karena lebih mudah memperbaikinya sebelum penggalian kolam dimulai. Setelah mendapatkan bentuk dan ukuran kolam yang pas, pembuatan konstruksi dapat mulai dilakukan.

Desain Taman Minimalis Anti Banjir Dan Becek

Musim hujan tiba, banjir dan becek menjadi pemandangan harian. Taman-taman pun tak luput terkena luapan atau genangan air. Supaya taman-taman terhindar dari luapan air, membuat desain taman minimalis yang anti banjir dan becek merupakan suatu keharusan. Seperti apakah itu desainnya?

Di daerah tropis, hujan merupakan hal yang sangat biasa terjadi. Bahkan sudah menjadi "trademark" daerah tropis. Bagi penggemar tanaman, turunnya hujan sangat diharapkan agar tanaman tetap segar tanpa perlu penyiraman. Namun, bila hujan turun cukup lebat dan terus-menerus, air hujan justru merusak tanaman. Pada taman, curah hujan tinggi mengakibatkan debit air di tanah menjadi tinggi pula. Hal ini membuat kondisi taman menjadi becek, tergenang air, bahkan banjir tak terelakkan lagi. Kondisi becek yang terlalu lama bisa membuat tanaman mati.
Desain taman minimalis anti banjir dan becek
Desain taman minimalis
Buat desain taman minimalis dengan melengkapi sarana pembuangan air adalah suatu keharusan. Kondisi ancaman becek semacam ini memang harus diantisipasi oleh perancang taman. Taman yang akan mereka buat harus bisa membebaskan halaman dari genangan air yang tidak tersalurkan. Karena itulah sangat penting menghadirkan sarana pembuangan kelebihan air. Biasanya perancang taman dengan latar belakang pendidikan lansekap, tidak sulit membuat sarana ini karena memang telah mempelajarinya. Sarana ini dianggap bagian dari taman. Tetapi bagi pembuat taman tanpa latar belakang pendidikan lansekap kurang mengetahui sarana ini. Bagi mereka yang penting membuat taman yang indah.

Selain itu pemilik taman biasanya juga kurang menyadari pentingnya saluran pembuangan air. Asal taman tampak indah dan rapi mereka sudah puas. Tetapi begitu hujan mengguyur halaman hingga menggenang, mereka pun "kelimpungan". Tentu banyak faktor yang mereka pertimbangkan sehingga tidak membuat saluran pembuangan air. Salah satunya adalah dana. Anggaran terbatas memang akan membatasi keleluasaan dalam mencipta taman yang indah dan benar. Hanya saja perlu diingat bahwa para perancang taman juga dituntut untuk menciptakan taman yang baik. Baik itu untuk desain taman minimalis maupun desain taman-taman berskala luas. Taman rumah merupakan cermin karakter bagi pemilik rumah.

Tidak masalah dengan pilihan desain taman yang dipilih, baik sederhana maupun mewah. Pemilihan aneka jenis tanaman maupun material-material keras lainnya. Taman itu harus bisa terhindar dari kebecekan atau genangan air. Hadirkan saluran pembuangan air ke dalam taman. Saluran yang dibuat bisa berupa lubang selebar 20 cm X 20 cm. Lubang ini berfungsi sebagai saluran pembuangan air yang terhubung dengan got pembuangan di luar pagar. Supaya air bisa mengalir lancar, permukaan tanah taman dibuat agak miring ke arah saluran lubang pembuangan air ini. Tanah yang dibuat tinggi, pada lapisan bawahnya diisi dengan ijuk. Fungsi ijuk ini akan menahan tanah dari gerusan rembesan air hujan sekaligus mampu melewatkan air berlebih.

Pada desain taman minimalis anti banjir dan becek, bagian tanah yang terndah ditutup dengan lapisan bebatuan. Fungsinya, bebatuan ini akan menutupi bagian taman yang becek. Sebaiknya pilih bebatuan yang warna dan ukurannya seragam sehingga tampak kontras dengan warna-warna tanaman di sekitarnya. Batu-batu ini sangat baik ditempatkan sebagai batas untuk tanah-tanah yang ditinggikan. Bebatuan ini akan menahan tanah dari erosi dan akan membuat taman terhindar dari kebecekan atau genangan air.