Budidaya Gurame Menguntungkan

Semua segmen budidaya gurame menguntungkan. Mulai dari segmen pemijahan, segmen penetasan telur, pendederan hingga pembesaran ikan konsumsi. Kuncinya terletak pada kemampuan menjaga kesehatan ikan dan mampu mengatur komposisi pakan sehingga tumbuh kembangnya optimal. Tak ketinggalan juga dengan kualitas benih-benih gurame yang dipelihara. Benih-benih berkualitas dihasilkan dari indukan yang berkualitas juga. Seperti yang dilakoni oleh para peternak gurame di Purwokerto yang secara periodik mendatangkan gurame soang dari daerah Tasikmalaya, Jawa Barat.

Peternak gurame sadar, bila memakai indukan gurame yang itu-itu terus dan yang berasal dari satu keturunan akan menghasilkan anakan yang berkualitas rendah. Misalnya saja, benih mudah terserang penyakit, pertumbuhan lambat, banyak yang cacat dan lebih parahnya telur-telur yang dihasilkan sulit menetas. Supaya terhindar dari kasus seperti ini perlu didatangkan indukan gurame yang berasal dari luar daerah. Salah satunya berasal dari daerah Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dengan melakukan perkawinan yang asal indukanny berbeda asal daerahnya akan menghasilkan keturunan dengan tingkat keanekargaman genetika tinggi. Pemilihan indukan yang unggul di masing-masing daerah berpeluang menghasilkan anakan-anakan yang berkualitas tinggi. Dengan benih-benih yang berkualitas tinggi, sudah tentu budidaya gurame menguntungkan para peternak itu sendiri. Pembesaran benih lebih cepat dan lebih singkat waktunya sehingga keuntungan usahanya pun lebih tinggi.

Gurame soang sudah dikenal sebagai gurame pedaging. Produktivitasnya tinggi, rasa daging digemari oleh masyarakat luas. Tidak mengherankan, kalau di jaman colonial Belanda dulu, gurame ini digemari orang-orang Eropa dan melarang masyarakat pribumi menyantapnya. Terlebih pada saat itu, untuk memperoleh gurame soang harus berburu di rawa-rawa. Jumlahnya masih sedikit.


Budidaya gurame menguntungkan bagi para peternak dan mereka yang menekuni bisnis kuliner. Ikan gurame bisa diolah menjadi berbagai masakan. Mulai dari asam manis pedas, pecak, soto, sup, bistik, bakar, pecel dll. Permintaan gurame selalu meningkat tiap tahun dan produksinya selalu tak mencukupi kebutuhan pasar. Peluang budidaya gurame selalau lebar dan selalu memberi keuntungan yang tinggi. Satu hal yang perlu diperhatikan, kuasai kemampuan budidayanya maka laba besar siap menanti Anda.

Konstruksi Kolam Budidaya Ikan Koi

Konstruksi kolam budidaya ikan koi berpengaruh pada pertumbuhan dan bentuk ikan. Idealnya, koi memerlukan kolam yang cukup luas sehingga pergerakannya leluasa. Dengan pergerakan yang leluasa ini, pertumbuhannya akan lebih cepat dan optimal. Namun, kolam yang terlalu luas juga tidak bagus karena akan membuat koi-koi terlalu banyak menguras energi. Terutama saat mereka mencari makan yang harus naik turun ke permukaan air.

Kolam yang terlalu luas bisa mengakibatkan pertumbuhan koi menjadi ramping. Sementara, bentuk koi yang diinginkan yaitu berbentuk membulat seperti torpedo. Pertumbuhan sirip ekor dan sirip dada juga akan lebih membesar karena bagian tersebut banyak digunakan untuk bergerak. Bagian sirip dada boleh besar dan lebar, tapi sirip ekor tetap diupayakan tetap kecil. Sedangkan kolam yang kecil atau sempit akan mengakibatkan pertumbuhan badan ikan koi membengkok.

Konstruksi kolam budidaya ikan koi
Penggalian, pemasangan instalasi, pembuatan pondasi dan pengisian air menjadi dasar-dasar langkah pertama pembuatan kolam koi. Desain kolam itu sendiri bergantung pada kestersediaan lahan yang ada. Bila lahan yang tersedia cukup luas, bentuk kolam bisa disesuaikan sedemikian rupa supaya bisa menyatu dengan taman. Namun, bila lahan yang tersedia sempit, bentuk kolam yang sesuai hanya berupa persegi panjang atau bulat.

Bagian dasar kolam yang dibuat memang didasarkan pada keadaan tanahnya. Semakin stabil struktur tanah semakin baik kondisi dasar kolam yang akan dibuat. Bagian dasar yang telah dibuat dengan kuat, tinggal dipasang pembatas pinggir yang terbuat dari beton dengan ketebalan 30 cm. Langkah terakhir dari pembuatan konstruksi kolam yaitu pengecatan supaya pertumbuhan lumut terbatas, menghilangkan bau semen dan pemilihan warna cat yang bisa membuat warna ikan tampil kontras.

Luasan ideal konstruksi kolam budidaya ikan koi
Ukuran luas kolam akan berpengaruh pada pola tingkah laku ikan. Para hobiis biasanya menerapkan lebar kolam dengan patokan 5 kali panjang badan, sedangkan panjangnya 7 kali panjang badan. Contoh perhitungan, panjang ikan 50 cm, berarti lebar kolam 2,5 m; panjangnya 3,5 m. Untuk ikan-ikan yang berukuran di bawah 30 cm sebaiknya dipakai kolam yang kecil saja, berkedalaman 1-1,5 m. Untuk ikan-ikan yang berukuran di atas 60 cm, digunakan kolam yang berkedalaman 2 m.

Penetrasi sinar matahari
Kolam koi sebaiknya tidak terkena langsung sinar matahari karena bisa berpengaruh pada tingkat kecerahan warnanya. Bila dinding kolam ditumbuhi lumut, itu tidak jadi masalah. Lumut akan bermasalah pada kolam jika pertumbuhannya melayang-layang di air sehingga warna air kolam menjadi hijau. Penyebabnya, kolam menerima sinar matahari yang terlalu banyak. Oleh karena itu, penetrasi sinar matahari yang masuk ke dalam kolam harus benar-benar diatur.

Tingkat kepadatan ikan

Konstruksi kolam budidaya ikan koi yang dibuat harus seimbang dengan jumlah populasi koi yang akan hidup di dalamnya. Dengan jumlah populasi koi yang berimbang akan membuat cukup leluasa ikan-ikan bergerak dan mampu mensuplai oksigen terlarut bagi ikan-ikan koi ini. Luas kolam yang cukup bisa mencegah terjadinya tabrakan atau gesekan antara ikan dengan dinding kolam. Ukuran tingkat kepadatan yang disarankan yaitu kolam seluas 4 meter persegi, berkedalaman 20-30 cm bisa diisi 20 ekor koi, usia 1 tahun, dengan panjang 15 cm. Bila panjang ikan 20 cm, cukup 10 ekor saja. Idealnya, koi berukuran kecil butuh 1/10 kubik air, sedangkan koi besar butuh 10 kubik air/ekor. Dengan standar ukuran tersebut, tinggal dihitung volume kolam yang dibutuhkan atau dimiliki. Contoh perhitungan, ukuran kolam 2,5 m x 3,5 m x 1,5 m bervolumme 13 kubik atau 13 ton bisa menampung ikan koi sejumlah 13 ekor yang berukuran besar-besar.

Sistem Filterisasi Budidaya Ikan Koi

Ada dua sistem filterisasi budidaya ikan koi yang bisa diterapkan, yaitu sistem vortex dan sistem biofilter. Pada prinsipnya, filter dibuat untuk tujuan membuang zat atau bahan-bahan yang berbahaya bagi kehidupan ikan. Filter bisa diibaratkan sebagai jantungnya kolam. Volume filter yang mengisi kolam bisa mencapai 30% dari total volume kolam. Hobiis di negara sakura malah banyak yang membuat sampai volume sekitar 50-60% dari total volume kolam.

Semakin besar volume filter yang dibuat semakin baik kualitas air kolam untuk kehidupan ikan-ikan koi. Bagian-bagian filter kolam itu sendiri terbagi menjadi tiga, yaitu filter mekanik, kimia dan biologi. Bagian filter mekanik berisi media batu apung, batu karang atau filter mat (lembaran serabut). Bagian filter kimia berisi zeolit dan karbon aktif. Filter biologi terdiri dari mikroorganisme bakteri aerobic yang mengurai senyawa nitrogen. Ketiga bagian filter tersebut bekerja secara terpadu dengan urut-urutan mekanik dilanjutkan kimia diteruskan biologi.


Dari ketiga bagian filter tersebut dihasilkan sistem filterisasi budidaya ikan koi, yaitu pressure tabung, vortex, biofilter atau kombinasi dari berbagai sistem. Prinsip utama jelas sebagai penjernih air. Contoh sistem filter yang sudah umum dipakai oleh kalangan hobiis koi yaitu sistem vortex dan sistem biofilter.

Sistem vortex
Arti vortex itu sendiri adalah pusaran air. Sistem ini diperkenalkan oleh Peter Waddington pada tahun 1994 yang memakai prinsip gaya putaran air dan berat kotoran ikan. Adanya gaya sentrifugal akan membuat kotoran terkonsentrasi di dasar kolam. Rancangan sistem filter vortex itu sendiri berupa tabung silinder. Di bagian ujung bawahnya berbentuk kerucut yang diberi saluran pembuangan (bottom drain) untuk membuang kotoran.

Arah masuk pipa dibuat menyamping (tangensial) supaya air kotor dari dasar kolam berputar. Diameter vortex jangan sampai terlalu kecil supaya kotoran langsung terbuang dari kolam. Diameter besar juga akan membuat arus air yang kuat. Kedalaman vortex harus dibuat cukup sehingga air bisa berpindah dari vortex menuju ke filter lain.

Kolam koi itu sendiri sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai vortex besar. Hanya saja, dibutuhkan arus yang kuat untuk bisa memutar air supaya kotoran bisa terkumpul ke tengah kolam. Agar arus air bisa menggiring kotoran, sebaiknya pompa arus ditempatkan lebih tinggi sekitar 40 cm dari dasar kolam. Di area pusaran tersebut, diletakkan pipa penyedot yang akan menyalurkan air menuju vortex.

Dasar kolam sebaiknya dibuat miring. Selisih tinggi pinggir kolam dengan tengah kolam sekitar 20-30 cm supaya semua kotoran bisa terkumpul. Pemakaian alat bantu seperti diffuser atau uni ring bisa memaksa air lebih cepat tersedot ke dalam pipa.

Sistem biofilter

Sistem filterisasi budidaya ikan koi ini bekerja dengan cara memanfaatkan bakteri pengurai yang ada di dalam zeolit, batu apung dan bioball. Biofilter bisa diletakkan sejajar atau di atas kolam. Setiap penempatan ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penempatan biofilter yang sejajar akan membuat penggunaan pompa lebih irit sehingga pompa ini bisa dimanfaatkan untuk membuat arus kolam. Kekurangannya, kolam tidak bisa difilter jika air kolam menyusut karena media filter tak bisa terendam. Penempatan biofilter di atas tidak terpengaruh dengan susutnya air kolam karena air kolam dipompa untuk terus-menerus masuk ke dalam sistem biofilter sehingga media tetap terendam air.

Beberapa Parameter Kualitas Air Budidaya Ikan Koi

Beberapa parameter kualitas air budidaya ikan koi yang harus diperhatikan, antara lain; derajat kemasaman (pH), suhu, kesadahan (alkalinitas), ammonia, nitrit-nitrat dan faktor-faktor lainnya. Parameter-parameter tersebut dipakai untuk menjaga kualitas air biar sesuai dengan kehidupan ikan-ikan koi. Selain ikan-ikan dapat hidup sehat, ikan-ikan ini juga bisa memperlihatkan penampilan yang menawan secara maksimal.

Ikan koi yang berkualitas akan tetap menampilkan kecantikannya walau dalam lingkungan air yang ekstrim. Di Indonesia yang beriklim relatif hangat, warna ikan koi akan tampak lebih memudar bila dibandingkan dengan yang ada di negara Jepang. Di Jepang, suhu air relatif lebih dingin sehingga koi bisa menampilkan warna-warna yang lebih cerah. Di iklim tropis, warna-warna cerah koi bisa tampil bila dipelihara di daerah dataran tinggi yang suhunya rendah.
Parameter kualitas air budidaya ikan koi
Bioball, pengurai senyawa amonia yang beracun itu

Beberapa parameter kualitas air budidaya ikan koi yang perlu diperhatikan

Derajat kemasaman (pH)
Parameter ini untuk mengetahui tingkat asam atau basa air kolam. Koi menghendaki tingkat pH berada di kisaran angka 7-7,2. Walaupun begitu, pH di angka 8,5, ia masih bisa tetap hidup. Namun, jangan sampai terjadi perubahan mendadak tingkata pH air karena ikan akan stress yang dintandai dengan keluarnya banyak lendir, permukaan kulit tampak kering dan insang seperti terbakar.

Angka pH dipengaruhi oleh beberapa faktor. Bisa saja karena terlalu banyak sinar matahari yang masuk ke kolam, air tak pernah diganti, tambahan air hujan dll. Untuk mengatasi air yang ber-pH rendah bisa menggunakan perlakua pemberian zeolit atau produk buffer pH seperti black power.

Suhu
Parameter kualitas air budidaya ikan koi yang berpengaruh besar pada tampilan warnanya. Di Jepang, ikan koi dapat hidup pada kisaran suhu di angka 8-30 derajat celcius. Namun, di daerah tropis, sebaiknya dipilih di daerah yang bersuhu 24-28 derajat celcius. Suhu air yang hangat di daerah tropis menyebabkan warna ikan koi memudar. Jika ikan koi ditempatkan di air yang bersuhu rendah akan berakibat pada penurunan nafsu makan walau tampilan warnanya cerah.

Untuk mengatasi keterbatasan-keterbatasan tersebut perlu pemakaian penutup kolam yang transparan untuk mengurangi intensitas matahari yang masuk secara langsung. Gunakan plastik atau fiberglass yang bergelombang untuk mengendalikan suhu air. Pemakaian shading net bisa juga diterapkan supaya sirkulasi udara lancar.

Kesadahan atau alkalinitas
Kesadahan atau alkalinitas dipakai untuk mengetahui kadar senyawa-senyawa mineral yang terkandung di dalam perairan. Senyawa-senyawa mineral yang diukur, antara lain; kadar kalsium dan magnesium terlarut. Angka kesadahan air yang disarankan yaitu kurang dari 20 derajat Hardness (dH). Penyebab kesadahan tinggi biasanya terletak pada bahan dasar pembuatan kolam yang menggunakan batu atau kapur. Kesadahan yang tinggi bisa menyebabkan koi lemas, gerakan berenangnya tidak luwes, terkadang dijumpai perdarahan dibagian bawah kulit.

Cara mengatasi angka kesadahan yang tinggi yaitu menambahkan asam asetat atau asam fosfor ke dalam kolam. Dosis yang diberikan sebanyak 500 gram asam asetat atau asam fosfor yang dilarutkan ke dalam air sebanyak 1 meter kubik. Larutan ini dimasukkan ke dalam kolam selama 7-10 hari. Sesudah itu air kolam dibuang dan kolam dicuci sampai bersih.

Cara lainnya yaitu mengalirkan air melalui tabung resin. Cara yang lebih praktis lagi yaitu mengecat dinding kolam dengan cat vinil sebanyak 4-5 kali. Usahakan pilih warna cat biru atau hitam untuk memberi nilai tambah keindahan pada ikan-ikan koi.

Ammonia
Parameter kualitas air budidaya ikan koi yang sering dijadikan biang kematian ikan-ikan di kolam. Senyawa ammonia terbentuk dari hasil dekomposisi sisa-sisa pakan yang tidak terurai dan bersifat racun. Kadar ammonia yang hanya 0,01-0,02 mg/l sudah bisa berakibat pada terhambatnya pertumbuhan ikan. Kadar ammonia akan semakin meningkat seiring dengan meningkatknya angka pH.

Dampak dari kadar ammonia yang tinggi pada ikan koi yaitu mereka akan bergerombol di mulut saluran air, insang akan bergerak cepat, nafas terengah-engah dan warna ikan akan memudar. Cara mengatasi kondisi kolam yang tidak sehat ini yaitu dengan mengalirkan air ke dalam bak filter yang berisi bioball. Benda bioball itu sendiri berupa plastik bulat berongga-rongga yang di dalam rongga-rongga ini hidup bakteri nitrosomonas dan nitrobacter. Kedua jenis bakteri ini akan mengubah senyawa ammonia menjadi senyawa yang lebih rendah daya racunnya bagi koi (nitrit-nitrat). Tambahkan juga perlakuan aerasi untuk mengurai ammonia supaya lepas ke udara (ammonia stripping).

Nitrit dan nitrat
Senyawa nitrit memiliki kadar racun yang lebih rendah dibandingkan dengan ammonia. Namun, pada kadar 0,25-0,50 mg/l bisa berakibat ikan-ikan koi stress. Upaya yang termudah untuk mengurangi kadar nitrit yaitu dengan mengganti air kolam sebanyak 25%. Cara penanganan lainnya yaitu dengan membuat perlakuan filter biologis yang memakai bakteri pengurai. Untuk pengecekan nitrit, gunakan test kit setiap 1-2 minggu sekali.

Senyawa nitrat merupakan hasil akhir dari penguraian ammonia dari siklus nitrogen. Senyawa ini tidak membahayakan ikan koi. Sayangnya, kadar yang berlebih di air kolam akan mengakibatkan pertumbuhan lumut dan alga. Kadar senyawa nitrat tinggi bisa disebabkan oleh berkembangbiaknya bakteri nitrosomonas dan nitrobacter. Bisa juga disebabkan oleh kapasitas filter yang terlalu kecil sehingga jumlah bakteri terbatas.
 
Oksigen terlarut (DO)
Senyawa oksigen merupakan sumber kehidupan makhluk hidup di kolam. Kadar DO yang baik untuk pertumbuhan ikan koi yaitu 2-2,5 mg/l. Faktor-faktor yang mempengaruhi kadar DO yaitu suhu, kebersihan filter dan arus air.

Kadar oksigen bisa turun apabila jumlah ikan dan pemberian pakannya berlebihan. Kadar oksigen akan semakin menurun bila filter kotor dan jarang dibersihkan. Untuk meningkatkan kadar DO bisa dilakukan dengan cara pemberian aerator, gemericik air yang melewati bebatuan, air terjun buatan.


Parameter kualitas air budidaya ikan koi lainnya yaitu tumbuhan lumut. Populasi lumut yang masih pendek-pendek berarti kualitas air bagus, tapi lumut yang tumbuhnya panjang-panjang berarti kualitas air kolam buruk atau kurang subur. Sinar matahari yang mengenai kolam juga tidak boleh terlalu banyak karena akan mengurangi kecerahan warna ikan.

Sumber-sumber Air Untuk Budidaya Ikan Koi

Ikan koi memiliki kemampuan beradaptasi yang cukup kuat. Pada perairan yang bersuhu rendah, ikan cantik ini mampu bertahan hidup dengan baik. Di perairan yang bersuhu hangat pun, ikan ini masih tetap hidup dengan baik. Tidak heran kalau ikan ini digemari masyarakat luas sebagai pengisi kolam di taman. Tidak heran pula banyak yang berkecimpung pada budidaya ikan koi karena nilai bisnisnya yang tinggi.

Supaya kecantikan ikan koi tetap tampil mempesona, diperlukan air yang berkualitas tinggi. Hal ini sesuai dengan rumusan dasar pelihara koi bahwa ikan koi yang cantik dan sehat sebanding dengan kualitas air kolamnya. Walaupun tampilan kecantikan ikan koi bisa dimanipulasi dengan obat-obatan, tapi tidak dengan kesehatannya. Dalam pemeliharaan ikan cantik ini, diperlukan beberapa hal pengetahuan, antara lain; sumber air, filter dan desain kolam. Tujuannya, kualitas koi tetap terjaga.
Kolam ikan koi
Sumber-sumber air untuk budidaya ikan koi
Sumber-sumber air untuk budidaya ikan koi
Sumber air irigasi sungai sangat baik untuk budidaya ikan koi
Sumber air dari PDAM
Air yang berasal dari PDAM memiliki pH di angka 6,9-7,1 (netral). Air ini steril, tidak mengandung mikroorganisme patogen maupun mikroorganisme yang bermanfaat karena diberi senyawa klorin. Untuk tubuh manusia, senyawa klorin masih aman dikonsumsi, tapi fatal bagi mikroorganisme maupun ikan koi. Zat pemutih yang terkandung pada senyawa klorin bisa menimbulkan iritasi pada sisik dan insang. Akibat jangka panjangnya yaitu dapat menurunkan nafsu makan ikan sehingga ikan koi mudah terserang penyakit.

Kandunga senyawa logam pada air PDAM juga tinggi sehingga tak bagus untuk budidaya ikan koi. Perbandingan kandungan logamnya bisa mencapai 100 kali dari sumber air yang berasal dari alam. Hal ini bisa saja terjadi karena terkait dengan proses pengaliran air yang melalui pipa setelah digalvanisasi. Dampak kandungan logam ini terhadap ikan sama dengan senyawa klorin itu sendiri. Walaupun begitu, sumber air dari PDAM masih bisa dipakai, asalkan air ini diendapkan terlebih dahulu selama 3 hari. Kalau perlu gunakan water conditioner seperti chlorine remover dan heavy metal remover.

Sumber air dari sumur
Kualitas air dari sumur berbeda-beda menurut daerahnya masing-masing. Hal ini bisa diukur dari kesadahan (hardness) dan pH-nya. Pada umumnya, air yang baru saja diambil, kaya karbondioksida, tapi rendah kandungan okisgen terlarutnya. Untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut perlu pemberian aerasi. Di Indonesia, letak sumur biasanya berdekatan dengan septic tank. Di dalam septic tank ini tempat berkembangbiaknya bakteri Eschericia coli. Bakteri coli ini bisa merembes ke dalam air sumur. Oleh karena itu, periksa jumlah bakteri coli dalam air sumur. Untuk kehidupan ikan koi, jumlah bakteri coli harus kurang dari 40 batang/ml air.


Sumber-sumber air tersebut di atas bisa dipakai untuk budidaya ikan koi. Terutama di daerah perkotaan. Untuk di daerah yang sumber airnya melimpah dari sungai irigasi atau waduk harus diperhatikan beberapa parameter-parameter kualitas air seperti pH, suhu, kesadahan, ammonia, nitrit/nitrat, oksigen terlarut dan faktor-faktor lainnya.

Cara Membuat Sate lele Enak dan Gurih

Bau harum aroma daging dibakar begitu terasa gurih layaknya daging-daging lainnya. Namun, saat diamati lebih dekat, daging yang dibakar bukanlah daging kambing, kelinci atau ayam yang biasa kita saksikan. Daging berbentuk dadu dan berbau agak amis, tak tampak serat-serat daging alias daging tampak halus. Saat disantap, rasanya lebih lunak khas ikan, walau bumbunya tak beda dengan sate-sate lainnya. Ya, ini adalah sate lele yang enak dan gurih. Penasaran cara membuat sate lele yang enak dan gurih ini. Ulasan berikut ini akan memperjelas bagaimana cara pembuatannya.

Walau belum sepopuler sate kambing atau kelinci, tapi sebagai variasi olahan lele sudah memiliki penggemar yang lumayan banyak. Mereka merasakan sate lele ini memiliki cita rasa yang unik dan berbeda karena saat dikunyah terasa lembut. Mereka yang harus menghindari kolesterol tinggi, sate ini merupakan pilihan yang tepat. Makan ikan juga bermanfaat mengurangi risiko terserang penyakit jantung.
Cara membuat sate lele
Sate lele

Cara membuat sate lele
Bahan-bahan
Ikan Lele berbobot minimal 1 kg/ekor
Bawang merah            6 siung
Bawang putih              1 siung
Ketumbar                    1 sendok teh
Garam                         secukupnya
Air jeruk nipis             secukupnya
Gula merah                  secukupnya
Kecap manis                secukupnya
Cabai rawit                  3 buah
Timun                          secukupnya
Kol                              secukupnya
Tomat                          secukupnya
Margarine                    secukupnya
Air                               5 sendok makan
Tusuk sate
 
Langsung Hasil Ternak Lele Sangkuriang
Langkah-langkah pembuatan
  1. Buang isi perut lele, bikin filletnya, potong dadu berukuran 3 cm
  2. Buat bumbu dengan menghaluskan bahan-bahan berikut ini; bawang merah 4 siung, bawang putih 1 siung, ketumbar 1 sendok teh, gula jawa dan garam. Beri air, jeruk nipis dan 5 sendok makan kecap manis. Aduk sampai rata.
  3. Masukkan bumbu ke dalam potongan dagin lele. Biarkan bumbu meresap selama 15 menit.
  4. Tusuk potongan daging lele seperti halnya kita membuat sate kambing atau ayam.
  5. Bakar daging lele di atas bara arang. Sesekali daging diolesi dengan margarine yang dicampur dengan kecap manis. Bakar hingga daging matang
  6. Sebagai lalapannya, pakai irisan ketimun, kol dan tomat.
  7. Taburi sate lele dengan irisan bawang merah, cabe rawit dan kecap manis.
  8. Sate lele siap disantap


Cara membuat sate lele ini sudah banyak dipraktekkan. Mudah dan cepat selesai prosesnya. Sate lele berpotensi juga sebagai bisnis yang menghasilkan laba tinggi.


Cara Membuat Abon Lele Untuk Skala Rumahan dan Home Industri


Ulasan cara membuat abon lele berikut ini bertujuan untuk menggugah masyarakat bahwa olahan makanan berbahan dasar lele ini memiliki potensial yang tinggi sebagai lauk hidangan keluarga dan bisnis. Apalagi ketersediaan bahan baku ikan lele yang selalu ada di pasar. Untuk bahan dasar abon, biasanya pengrajin memilih ikan lele yang berukuran besar. Berbobot lebih dari 1 kg. Hal ini karena dagingnya lebih banyak dan pengolahannya lebih mudah.


Tekstur abon lele terasa halus karena memang daging lele berteksur halus, terasa kering dan gurih. Abon lele juga disukai oleh banyak orang karena harganya murah dan terasa enak. Konsumen sendiri sangat mudah memperolehnya. Abon lele sudah umum terpajang di toko-toko oleh-oleh dan makanan. Bagi Anda yang ingin membuatnya sendiri, caranya mudah. Simak ulasan berikut ini.
Cara membuat abon lele
Abon lele
Cara membuat abon lele
Bahan-bahan

  • Ikan lele berukuran lebih dari 1 kg/ekor         5 ekor atau total bobot 5 kg
  • Gula merah disisir                                          1,5 kg
  • Gula pasir                                                        5 ons
  • Bawang putih                                                1,2 ons
  • Bawang merah                                              1,2 ons
  • Lengkuas                                                    1,25 ons
  • Daun salam                                                5 lembar
  • Batang sereh                                              5 batang
  • Ketumbar                                                   25 gram
  • Jahe                                                            50 gram
  • Asam jawa                                  50 gram campur dengan air 100 cc, rebus dan saring untuk diambil airnya.
  • Garam secukupnya
Langsung Hasil Ternak Lele Sangkuriang
Langkah-langkah pembuatan
  1. Buang isi perut ikan lele, potong kepala, ambil fillet daging lele, buang kulitnya
  2. Kukus daging lele hinga matang
  3. Daging lele dihaluskan dengan blender
  4. Bahan-bahan bawang merah, bawang putih. Lengkuas, jahe, ketumbar dihaluskan. Selanjutnya ditumis hingga berbau harum.
  5. Masukkan daun salam, sereh, gula pasir, gula merah, air asam jawa dan garam.
  6. Masukkan daging lele yang sudah halus tersebut dan diaduk-aduk hingga bumbu meresap.
  7. Adonan daging halus dan bumbu digoreng hingga matang kecoklatan
  8. Abon lele yang sudah digoreng ini diperas minyaknya dengan alat pengepress.
  9. Tiriskan abon lele hingga kering

Cukup mudah bukan cara membuat abon lele. Silahkan Anda praktekkan di rumah.

Sedapnya Pecak Gurame Khas Betawi

Pecak gurame khas betawi memiliki cita rasa pedas dan gurih. Hal ini karena bahan cabe yang lebih dominan dibandingkan dengan bahan-bahan lainnya ditambah santan pekat yang memberi rasa gurih. Namun, cita rasa pecak ini memang enak saat disajikan hangat-hangat. Rasa enak ini terbantu oleh adanya santan yang gurih dan paduan rempah-rempah lainnya yang dibuat halus. Masakan ini adalah cita rasa khas nusantara yang kaya rempah-rempah.
Gurame Goreng Crispy
Cara membuat pecak gurame khas Betawi
Bahan-bahan
  • Ikan gurame 1 ekor ukuran 800 gram. Dibersihkan dan dikerat-kerat.
  • Minyak goreng

Bumbu halus
  • Bawang putih sebanyak 3 siung
  • Ketumbar bubuk sebanyak 1 sendok teh
  • Garam 2 sendok teh

Sambal pecak
  • Cabai merah besar dibakar      8 buah
  • Cabai merah keriting dibakar  2 buah
  • Bawang merah                        5 butir
  • Bawang putih                          2 siung
  • Kencur                                   2 cm
  • Kemiri disangrai                      5 buah
  • Terasi dibakar                          1 sendok
  • Gula merah disisr                    2 sendok teh
  • Garam                                     ½ sendok makan
  • Santan kental                          75 ml




Langkah-langkah pembuatan
  1. Ikan gurame dilumuri dengan bumbu halus dan diamkan selama 30 menit.
  2. Ikan digoreng sampai matang. Tiriskan.
  3. Buat sambal pecak dengan cara menghaluskan cabai merah besar, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, kencur, kemiri, terasi, gula merah dan garam.
  4. Santan dipanaskan, selanjutnya masukkan cabai yang sudah dihaluskan. Masak menggunakan api kecil hingga tampak sedikit berminyak.
  5. Tuang santan dan sambal pecak ke atas ikan gurame.
  6. Masakan pecak gurame khas Betawi siap disantap.


Pembuatan Kolam Terpal Ikan Untuk Penetasan Telur Gurame

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kolam terpal penetasan telur gurame mudah didapat di toko-toko plastik. Terpal tersedia berbagai ukuran, mulai dari 2 m x 3 m, 3 m x 4 m, 4 m x 6 m hingga yang 8 m x 10 m. Ketinggian kolam cukup 40 cm. Bagian yang terendam air 20 cm. Dan yang terpenting, kolam harus tertutup rapat. Gunakan plastik bening atau transparan supaya kolam terlindung dari terpaan air hujan, tapi sinar matahari tetap bisa masuk ke dalam kolam. Konstruksi kolam juga harus kuat supaya tidak mudah jebol karena kuatnya tekanan air.
Sebenarnya, kolam terpal itu juga bisa dipakai untuk kolam pendederan dan pembesaran konsumsi. Kita hanya perlu membuat tinggi kolam terpal hingga 1,5 m. Ketinggian air disesuaikan dengan pilihan segmen pemeliharaan. Untuk pendederan, ketinggian air maksimal cukup 50 cm. Untuk pembesaran gurame konsumsi diperlukan ketinggian air minimal 80 cm, maksimal 100 cm. Konstruksi kolam harus kuat dan mampu menjaga tekanan air dalam kolam. Dinding kolam bisa terbuat dari rangka kayu, bambu atau besi. Kalau dari bambu, usahakan patok-patok utama yang dipakai tetap hidup sehingga konstruksi kolam tetap terjaga kuat.
Gurame berbobot 4 ons
Biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan kolam terpal ikan memang terbilang lebih murah dibandingkan dengan lainnya (kolam tanah, kolam beton). Namun, itu hanya berlaku untuk jangka pendek. Untuk jangka keperluan jangka panjang sebaiknya memakai kolam beton atau kolam semen. Nantinya, biaya yang dikeluarkan untuk usaha akan terasa lebih hemat. Keuntungan usaha untuk jangka panjang juga akan terasa lebih besar.
Untuk pengisian air bisa memakai sumber air sumur atau PAM. Khusus untuk PAM harus diendapkan terlebih dahulu semalam. Lapisan bagian atas air yang diambil untuk mengisi kolam. Bagian lapisan bawah dibuang. Konstruksi kolam terpal juga harus dibuat sedemikian rupa supaya air mudah dibuang. Biasanya di bagian dasar kolam, ada bagian yang dibuat cekungan atau dibuat miring sehingga endapan kotoran bisa menumpuk di salah satu bagian cekungan tersebut. Endapan kotoran tinggal dibuang menggunakan alat penyedot. Untuk kolam terpal, menjaga kualitas air memang merupakan hal yang utama.
Langkah-langkah pembuatan kolam terpal dapat Anda lihat di video youtube di bawah ini. Kolam terpal tipe ini sudah dipraktekkan di sekitar desa-desa yang masuk wilayah Kecamatan Kebungbanteng. Anda tinggal mempraktekan dan menyesuaikan dengan keadaan di sekitar wilayah Anda.

Olahan Masakan Gurame Goreng Saus Tiram Khas Nusantara

Olahan masakan gurame goreng saus tiram khas nusantara ini sudah dikenal oleh masyarakat luas akan kelezatannya. Cita rasanya benar-benar gurih, kaya rempah, paduan rasa yang benar-benar enak ditambah rasa daging gurame yang padat. Masakan ini telah dikenal oleh banyak orang dan disukai oleh banyak orang. Tidak mengherankan kalau olahan masakan gurame ini memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. Terutama bagi para pecinta kuliner masakan nusantara.
Asam manis markisa gurame

Bahan-bahan
  • Ikan gurame segar berbobot 5 ons yang sudah dibersihkan dan disayat-sayat dagingnya
  • Tahu 2 buah yang dipotong dadu
  • Daun bawang 2 batang yang diiris-iris
  • Cabai merah besar 4 buah, buang bijinya dan diiris tipis-tipis
  • Tepung kanji 1 sendok teh dan tambah sedikit air untuk melarutkannya
  • Minya goreng

Bahan-bahan untuk keperluan saus tiram
  • Bawang putih 4 siung, memarkan dan cincang sampai halus
  • Saus tiram 2 sendok makan
  • Kecap asin 2 sendok makan
  • Minyak ikan 2 sendok makan
  • Minyak wijen 2 sendok makan
  • Minyak goreng 2 sendok makan
  • Merica bubuk ½ sendok teh
  • Garam 1 sendok teh
  • Penyedap rasa
  • Air 250 ml




Cara membuat olahan masakan gurame goreng saus tiram
  1. Lumuri ikan gurame dengan tepung kanji sampai merata
  2. Panaskan minyak goreng, selanjutnya ikan gurame digoreng hingga kuning kecoklatan
  3. Buat saus tiram yang nantinya disiram ke gurame yang digoreng tadi.
  4. Cara membuat saus tiram yaitu tumis bawang putih hingga harum baunya, tuangkan air dan biarkan hingga mendidih. Masukkan bahan-bahan seperti tahu, cabai merah, daun bawang, kecap asin, saus tiram, merica bubuk, minyak wijen, garam, gula pasir, penyedap rasa. Aduk-aduk hingga semua bumbu merata dan mendidih.
  5. Larutan tepung kanji dituangkan ke dalam saus tiram. Aduk-aduk secara perlahan hingga tercampur rata, mengental dan tampak letupan-letupan. Saatnya diangkat saus tiram tersebut.
  6. Siapkan ikan goreng gurame pada sebuah piring dan siramkan saus tiram ke dalamnya.
  7. Olahan masakan gurame goreng saus tiram siap dihidangkan dan disantap.

Gurame Goreng Crispy, Camilan dan Lauk Pauk

Gurame goreng crispy cocok disantap sebagai camilan maupun lauk pauk. Cita rasa renyah, enak, gurih, daging padat gurame membuat banyak disukai oleh banyak kalangan. Kaya gizi dan nutrisi yang cocok bagi tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kecerdasan otaknya. Bagi orang dewasa bisa mencegah dari serangan penyakit jantung sekaligus lebih menyehatkan tubuh dibandingkan konsumsi daging merah, lobster laut atau ikan-ikan laut lainnya.
Gurame goreng crispy
Fillet ikan gurame
Cara memasaknya terbilang sederhana. Siapa saja bisa membuatnya. Bahan-bahan yang digunakan, antara lain; fillet ikan gurame, tepung terigu, tepung sagu, merica dan beberapa bahan bumbu lainnya. Semua bahan-bahan tersebut mudah diperoleh di pasar maupun supermarket. 


Cara membuat gurame goreng crispy
Bahan-bahan
  • Fillet ikan gurame yang sudah dipotong-potong tipis sebanyak 200 gram
  • Telur ayam sebanyak 1 butir
  • Tepung terigu sebanyak 1 ons
  • Tepung sagu sebanyak ½ ons
  • Merica bubuk sebanyak ¼ sendot teh
  • Garam halus sebanyak ½ sendok makan
  • Minyak goreng secukupnya

Langkah-langkah pembuatan
  1. Siapkan fillet gurame
  2. Kocok telur ayam dalam mangkok dan masukkan fillet daging gurame.
  3. Aduk hingga fillet daging gurame tercampur merata dengan telur
  4. Pada wadah terpisah, campur tepung terigu, tepung sagu, merica bubuk, garam hingga merata.
  5. Ambil fillet daging gurame dan campurkan ke dalam adonan tepung hingga semua daging gurame terbaluri oleh tepung secara merata.
  6. Panaskan minyak goreng. Lalu goreng daging gurame hingga matang dan garing.
  7. Gurame goreng crispy siap disajikan.

Sebagai camilan maupun lauk pauk oke-oke saja. Apalagi bersama nasi putih dan sambal. Paduan menu tersebut akan menambah selera makan Anda bersama anggota keluarga yang lain. Sebagai hidangan keluarga harmonis Anda.


Gurame goreng crispy juga berpospek sebagai bisnis. Setiap orang menyukai rasa olahan daging gurame. Rasanya yang gurih, lezat dan padat dagingnya membuat orang-orang ingin selalu memakan dan sekali lagi memakannya terus-menerus. Peluang usaha gurame goreng crispy ini sangat layak dilirik. Apalagi di kota-kota besar yang orang-orangnya membutuhkan santapan olahan ikan enak, bergizi dan menyehatkan.

Kuliner Langka Soto Ikan Gurame

Tampilan soto ikan gurame yang terhidang berwarna kuning, beraroma harum kaya rempah yang begitu menggugah selera. Rasa masakan kuliner langka ini segar, gurih, daging ikan gurame padat, ada rasa asam, pedas dan asin yang bisa saling berpadu menjadi cita rasa yang enak. Biasanya, sehabis menyantap soto ini, keringat langsung mengucur karena sensasi hangat dari bumbu rempah-rempah khas nusantara.


Masakan kuliner ikan ini bisa Anda temui di daerah sekita Pasar Cibinong dan Pasar Citeureup, Jawa Barat. Warung penyaji khas masakan ikan gurame ini sudah banyak dikenal oleh berbagai kalangan. Pelanggannya dari mulai karyawan pabrik yang ada di sekitar daerah ini, para pelancong yang sedang berwisata, orang-orang penyuka pegolf yang biasa bermain golf di Gunung Putri, para pesepeda gunung yang sering memakai jalur jalan ini.
Kuliner langka soto ikan gurame
Soto ikan gurame
Bahan-bahan yang dipakai untuk membuat soto ikan gurame, antara lain; ikan gurame berbobot minimal 5 ons, bumbu cair untuk merendam potongan daging gurame, bumbu kuah yang terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, jahe dan belimbing wuluh. Potongan daging gurame direndam dulu pada bumbu cair. Sementara itu, siapkan bumbu-bumbu kuahnya untuk ditumis dan beri air. Masukkan potongan daging gurame ke dalam kuah. Aduk-aduk sebentar hingga matang. Siap disajikan.

Tekstur ikan gurame yang padat dan tidak mengandung duri-duri halus membuat cocok untuk berbagai masakan berkuah. Tak hanya dibuat soto, daging gurame juga cocok dibuat sup. Masakan berkuah seperti ini tentu kaya gizi dan menyehatkan. Tidak seperti masakan yang digoreng, nutrisi daging gurame yang direbus akan tetap bertahan dan tetap stabil tanpa ada perubahan susunan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Bagi orang yang mengidap penyakit jantung, menyantap masakan soto ikan gurame dan sup ikan gurame sangat disarankan. Karena dapat mengurangi risiko lebih lanjut serangan penyakit jantung. Bagi orang yang rutin mengkonsumsi daging ikan, selain mempercepat tumbuh kembangnya, otak pun kian encer alias meningkatkan kecerdasan.