Budidaya Gurame Menggunakan Sistem Resirkulasi dan Aquaponik

Budidaya ikan gurame
Ikan gurame konsumsi


Masakan Khas Nusantara, Gurame Nanas Pecak Lezat dan Gurih

Gurame nanas pecak ini bagus disantap untuk kamu yang sedang menjalani diet lemak. Gurame segar yang diberi bumbu dan dibakar hingga kering mewangi membuat tampilannya menggugah selera untuk segera menicicpinya. Apalagi diguyur dengan bumbu pedas nan gurih dan ditambah nanas ukuran dadu yang menambah rasa kesegarannya.

Masakan pecak merupakan asli masakan khas nusantara yang berbahan dasar santan kelapa. Santan ini dibuat menjadi kuah bersama bumbu sehingga rasanya gurih dan menyegarkan. Warna kuah pecak ada dua macam yaitu warna merah dan kuning. Warna merah banyak menggunakan cabai, sedangkan warna kuning menggunakan kunir. Yang jelas bumbunya kaya rempah-rempah sehingga sangat bagus untuk kesehatan tubuh kita.
Gurame nanas pecak
Gurame 8 ons
Cara membuat masakan gurame nanas pecak
Bahan-bahan:
  • Ikan gurame ukuran 8 ons sebanyak 1 ekor. Siangi sampai bersih
  • Jeruk nipis cukup 1 buah
  • Garam sebanyak 1 sendok teh
  • Santan dari 1 butir kelapa sebanyak 500 ml
  • Gula pasir sebanyak 1 sendok teh
  • Cuka sebanyak ½ sendok teh
  • Kaldu instan sebanyak 1 sendok teh
  • Buah jeruk limau sebanyak 2 buah dan ambil airnya
  • Tomat sebanyak 2 buah, potong tipis-tipis
  • Nanas sebanyak 1 buah dipotong dadu
  • Minyak goreng

Bumbu halus
  • Cabai merah sebanyak 3 buah
  • Bawang merah sebanyak 5 buah
  • Kencur yang panjangnya 1 cm

Langkah-langkah pembuatan
  1. Ikan gurame dilumuri dengan jeruk nipis dan garam selama 15 menit. Setelah itu, panaskan minyak goreng. Gorenglah ikan gurame hingga matang. Sisihkan.
  2. Panaskan santan sampai mendidih, tapi jangan sampai pecha. Masukkan bumbu halus, garam, gula pasir dan cuka.
  3. Sebelum diangkat, masukkan potongan tomat dan nanas. Selanjutnya siram kuah santan ke atas ikan gurame goreng.
  4. Masakan gurame nanas pecak siap disajikan dan disantap.



Untung Besar Budidaya Lada Perdu

Penampilan mini, tinggi 1-1,5 meter merupakan salah satu keunggulan dari lada perdu. Tampilan yang pendek ini memudahkan perawatan. Dengan tajuk tanaman yang menjuntai, lada perdu cocok ditanam rapat pada satu lahan. Jumlah lada perdu yang ditanam bisa mencapai 3.000 tanaman per hektar. Pemeliharaan selama setahun sudah bisa memperoleh panen sebanyak 1,5 ton per hektar atau sekitar 0,5 kg/tanaman. Sangat menarik bukan?
Budidaya Lada Perdu
Lada Perdu
Bandingkan dengan lada rambat yang baru bisa berbuah pada tahun ke-2. Produktivitasnya pun hanya sekitar 0,3 kg per tanaman. Dengan membandingkan perolehan hasil panen kedua tipe lada tersebut, jelas lada perdu memang lebih unggul dan memuaskan.
Budidaya Lada Perdu
Perkebunan Lada Cepat Panen
Lada perdu sebenarnya bukanlah jenis baru. Ia jenis lada konvensional seperti pada lada rambat. Hanya saja, tanaman ini diperoleh dari hasil perbanyakan dengan cara setek cabang produksi. Lada rambat itu sendiri berasal dari hasil perbanyakan setek cabang vegetatif. Perbanyakan setek cabang produksi tidak memiliki sulur sehingga pertumbuhannya tidak dibutuhkan tiang rambat.

Budidaya lada perdu memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan budidaya lada rambat. Bahkan, pamor dan ketenarannya lebih banyak disukai oleh masyarakat. Apapalagi, masyarakat terlanjur sudah mengenal lada perdu sebagai tanaman hias dalam pot. Lada perdu ini sudah bisa berbuah hanya ditanam di dalam pot.