Semarak Lebaran dan Dirgahayu RI Ramaikan Hotel Yogyakarta

Lebaran tahun ini sangat berdekatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Hari Raya idul Fitri hanya berselisih dua hari dari hari kelahiran Republik Indonesia. Sudah sewajarnya bangsa Indonesia bersyukur dan bergembira dengan keadaan seperti ini.  Wujud syukur dan gembira yang dilakukan oleh bangsa Indonesia beraneka macam, diantaranya: menghias kampung dengan warna-warni pernik lebaran dengan nuansa kebangsaan, perlombaan dan karnaval yang dipadukan dengan nuansa religi, hiburan dan halal bihalal dll. Tak ingin dengan ketinggalan dengan aneka semarak kegiatan di kampung-kampung, banyak juga hotel Yogyakarta mengambil tema nuansa lebaran dan HUT RI.

Memasuki bulan Agustus ini, desain interior dan eksterior pada banyak hotel Yogyakarta diwarnai dengan unsur merah putih dan pernak-pernik lebaran. Ketupat yang notabene identik dengan lebaran yang biasanya berwarna kuning semu putih dari janur tergantikan dengan warna kombinasi merah putih. Ucapan selamat hari raya dan HUT RI berdampingan di setiap interior dan eksterior hotel. Makna kembali fitri atau suci diri setelah berpuasa di bulan Ramadhan dan kemenangan bangsa Indonesia lepas dari penjajahan menjadi begitu kental terasa dari pengambilan tema tersebut.

Selain dari bentuk fisik eksterior dan interior, banyak hotel Yogyakarta biasanya membuat even dengan tema lebaran dan HUT RI. Even yang sering diselenggarakan diantaranya panjat pinang, jalan sehat, karnaval kendaraan hias. Perayaan tersebut akan banyak diselipi oleh nuansa hari raya Idul Fitri. Oleh karena banyaknya even dari banyak penyelenggara, liburan lebaran  di Yogyakarta sudah dipastikan akan dipadati oleh banyak tamu dari berbagai kota. Hotel berbintang hingga kelas melati di berbagai destinasi wisata akan dipenuhi dengan keceriaan dan keriangan para tamu dan wisatawan yang singgah. Tahun ini, semarak lebaran dan dirgahayu RI menjadi tema yang populer bagi bangsa Indonesia.

Bakti Amal Hotel Yogyakarta di Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Saat yang tepat bagi siapa saja untuk banyak-banyak berbagi dengan sesama. Momen seperti ini sangat ditunggu-tunggu oleh banyak manajemen hotel Yogyakarta. Kegiatan amal yang ditujukan bagi yatim piatu dan anak-anak panti asuhan biasanya rutin diselenggarakan oleh pengelola hotel setiap tahun. Bertempat di hotel, mereka mengundang anak-anak panti asuhan untuk datang. Di samping itu, ada juga kegiatan amal untuk para pelayan masyarakat atau publik dari golongan ekonomi lemah.

Bagi anak-anak panti asuhan, ini tentu kesempatan yang langka berada di hotel Yogyakarta ternama. Mereka yang beranggapan tak mungkin menginjakkan kaki apalagi makan di hotel, akhirnya menjadi kenyataan. Keceriaan dan senangnya wajah mereka terpancar secara spontan. Dengan paduan rangkaian acara yang menghibur dan penuh makna religi dapat membawa mereka merasa optimis dan semangat dalam hidupnya untuk menatap masa depan lebih cerah.

Bagi pihak pengelola hotel, di samping dalam rangka beramal juga dapat membawa banyak manfaat positif untuk perkembangan hotel Yogyakarta itu sendiri. Manfaat tersebut diantaranya: meningkatkan kepercayaan nama hotel, meningkatkan loyalitas tamu dan pelanggan, mendatangkan rasa kedekatan dan keakraban dengan para stakeholder. Apalagi momen ini hanya terjadi dalam waktu setahun sekali.

Kegiatan outdoor seperti berbagi takjil dan sahur dengan tukang becak dan pelayan masyarakat atau publik juga rutin diselenggarakan oleh pengelola hotel Yogyakarta. Saat menjelang berbuka puasa dan saat sahur, manajemen hotel membagi rata makanan kepada tukang becak, tukang sapu, tukang parkir dan orang-orang tak mampu di sepanjang jalan. Kegiatan amal seperti ini dapat membuat banyak pihak akan selalu ingat dan mengenangnya sepanjang waktu.