Cara Memilih Lokasi Kolam Untuk Budidaya ikan lele

Penerapan pola budidaya ikan lele intensif, tumbuh kembangnya lebih cepat hingga seukuran konsumsi (7-10 ekor/kg) hanya dalam waktu 1,5-2 bulan saja. Rahasianya apa? Yaitu dengan pemeliharaan terpadu yang dimulai dari ukuran benih hingga pemanenan dan lokasi pemeliharaan yang sesuai.

Ternak lele metode ini sudah diterapkan oleh banyak petani di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa. Mereka menggunakan kolam beton supaya mudah dalam pemeliharaan dan perawatan serta tingkat kepadatan ikan dalam kolam bisa diatur. Ukuran kolam 3 m X 4 m X 1,5 m. Diisi air setinggi 1 m. Konstruksi kolam dilengkapi saluran pemasukan dan pembuangan air. Debit air yang masuk ke kolam diatur sebesar 10 liter per menit. Tingkat padat tebar ikan di kolam sebanyak 150 ekor per meter persegi dengan ukuran benih lele 10-12 cm. Benih-benih lele harus sehat dan ukuran seragam. Pakan yang diberikan berupa pellet dengan kadar protein 27%. Frekuensi pemberian pakan tiap pagi dan sore. Penerapan metode ini bisa menghasilkan lele ukuran konsumsi dalam waktu 55 hari.
Budidaya ikan lele sangkuriang
Budidaya ikan lele sangkuriang
Cara membuat konstruksi kolam untuk beternak lele
Pilih benih seragam supaya laba besar
Manajemen pemberian pakan lele
Kontrol tepat lele agar cepat panen
Penanggulangan penyakit pada ikan lele
Panen laba besar dari budidaya ikan lele
Agar keberhasilan tercapai, dalam budidaya ikan lele harus memperhatikan beberapa hal berikut ini: lokasi kolam, pembuatan kolam, benih lele berkualitas, pemberian pakan yang tepat, pengawasan harian, pencegahan dan penangan hama penyakit.
Budidaya ikan lele
Langsung Hasil Ternak Lele Sangkuriang
Memilih lokasi kolam ternak lele memang tidak sesulit dengan ikan-ikan lain. Ikan lele mudah beradaptasi dengan lingkungan perairan apa saja, asalkan tidak mengandung zat-zat kimia berbahaya. Air keruh tidak masalah dengan okisgen terlarut yang rendah. Air tenang atau tergenang bisa dipakai untuk memelihara ikan jenis-jenis catfish ini. Namun, ia lebih menyukai air yang mengalir walaupun debitnya sedikit. Air mengalir akan melarutkan bahan-bahan organik yang menumpuk.

Peternak lele yang memakai kolam beton harus benar-benar memperhatikan kondisi fisik air pada saat musim kemarau. Volume air kolam biasanya surut, suhu air meningkat sehingga ikan-ikan bisa stress. Solusinya, lakukan penambahan air ke kolam supaya suhu relatif stabil sehingga nyaman untuk kehidupan ikan.
Kolam budidaya ikan lele
Kolam budidaya ikan lele

Lokasi kolam untuk budidaya ikan lele harus dekat dengan sumber air dan selalu tersedia sepanjang waktu. Sumber air bisa diambil dari sungai, saluran irigasi atau air tanah. Suhu air yang baik untuk pelihara lele berkisar 24-30 derajat celcius dan ber-pH netral (6-7). Lokasi yang terbaik untuk memelihara lele berada di dataran rendah mulai dari ketinggian 10-400 m dpl. Beriklim sedang dengan curah hujan yang sedang pula.

Budidaya Ikan Gurami Cepat Panen

Dalam waktu pemeliharaan 4 bulan saja, ikan gurami sudah bisa dipanen dengan ukuran konsumsi. Rahasianya, terapkan budidaya gurami cepat panen secara intensif. Pilih segmen pembesaran yang dimulai dari memelihara benih gurami ukuran 125 gram/ekor atau sekitar 8-10 ekor/kg.

Pilihan pakan yang terbaik yaitu pellet pabrikan, probiotik dan daun sente. Takaran anjuran pellet pabrikan yang diberikan 3-5% dari total berat benih dalam satu kolam. Sedangkan daun sente bisa sampai 10% dari jumlah total berat benih ikan dalam satu kolam. Pemberian pakan jangan dalam satu waktu sekaligus, tapi diberikan secara bertahap beberapa kali sehari. Cara ini akan membuat pakan selalu habis dan lebih mempercepat pembesaran.
Gurami konsumsi
Gurami konsumsi


Kolam yang dipakai untuk budidaya gurami cepat panen yaitu kolam tanah, kolam semen dan kolam terpal. Atur tingkat kepadatan benih-benih yang dipelihara. Untuk tingkat kepadatannya, 8-10 ekor tiap meter kubik. Kedalaman kolam minimal 80 cm. Air kolam bisa menggunakan tergenang atau sirkulasi. Untuk kolam yang menggunakan air tergenang, perlu sering melakukan sifon (pembersihan kotoran di dasar kolam). Untuk kolam bersirkulasi, debit air diatur jangan terlalu besar. Cukup bisa membuang bahan-bahan organik yang ada di kolam.

Kunci keberhasilan membesarkan gurami dengan cepat di kolam terpal yaitu selalu menjaga kesehatan gurami dan pemberian pakan dengan nutrisi yang tepat. Untuk menjaga kesehatan gurami, awasi selalu air kolamnya. Lakukan pembersihan dasar kolam tiap sekali sebulan. Pemberian sekam padi di bagian dasar kolam, pencampuran probiotik ke dalam pakan pellet, dan garam.  Ukuran kolam terpal 4 m x 8 m dengan kedalaman minimal 80-100 cm.  

Ikan gurami Osphronemus goramy
Ikan Gurami


Daging gurami gurih
Daging gurami yang gurih
Dalam budidaya gurami cepat panen menggunakan kolam terpal, pemberian sekam berfungsi untuk menstabilkan suhu air kolam tetap stabil. Sekam di dasar kolam akan terdekomposisi sehingga meningkatkan suhu air. Perambatan kenaikan suhu air perlahan-lahan sehingga tidak mengakibatkan ikan gurami kaget atau stress. Bau jerami juga disukai ikan  gurami yang memang habitat aslinya berada di air tenang seperti rawa atau telaga yang kaya rumput-rumput air. Dengan penerapan budidaya yang baik, dari ukuran ikan 125 gram bisa dipanen 4-7 ons dalam waktu 4 bulan saja. Selamat mencoba.